TEROR MENJELANG AKSI 212 BERANTAS MEGA KERUPSI SELAMATKAN NKRI YANG DI GAGAS FPI, GNPF ULAMA DAN PA 212

Foto dokumentasi aksi 212

Penulis : Nurdin Taba I Rabu, 19 Februari 2020

JAKARTA, FIGUR.co.id – Seruan aksi 212 oleh FPI, GMPF Ulama dan Persaudaraan Alumni 212 kembali mengaum, dengan tema sentral Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI. Seruan ini didasari atas keprihatinan Para Ulama dan Habaib bersama aktivis pejuang demokrasi tersebut, terkait mega korupsi puluhan triliun yang merugikan Negara, diantaranya skandal PT. Trans Pasific Petrochemical Indonesia (TPPI) yang mrencapai Rp 35 triliun, Kasus Jiwasraya yang merugikan negara mencapai Rp 13 triliun dan Kasus Asabri dengan kerugian negara mencapai Rp10 triliun.

Selain itu tuntutan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang melibatkan Politisi PDIP Harun Masiku sampai sekarang KPK mandul ditangan partai Penguasa.

Seruan aksi 212 Berantas Mega Korupsi tersebut berbuntuk teror diduga terkait aksi, kepada salah satu penggagas aksi yaitu rumah Ketua Umum PA 212 Ustaz. Slamet Ma’arif dilempar batu orang tak dikenal, kejadian dini hari sekitar jam 03.00 menyebabkan kaca jendela rumah hancur, selasa 18/02/2020.

Seruan panitia aksi 212, aksi besar-besaran dengan jumlah massa ratusan ribu, dilakukan di Patung Kuda dan Istana Negara, jumat 21 Februari 2020, dimulai setelah sholat Jumat Pukul 13.30 WIB.

Facebook Comments
(Visited 60 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *