Ragam Misteri Benteng Pendem Wisata Sejarah Cilacap

Foto:Benteng Pendem Cilacap, Jawa Tengah (doc figur)

By: Admin I Selasa 19 Mei 2020

Ragam Misteri Benteng Pendem Wisata Sejarah Cilacap

Oleh: Yuliana, Koordinator GIM

CILACAP, FIGUR.co.id – Benteng ini terkenal dengan nama Benteng Pendem. Sebagian masyarakat Indonesia yang mengenali Benteng Pendem sebagai kawasan angker atau mistis

Benteng peninggalan Belanda yang berada di Cilacap ini memang menjadi semakin populer sejak ramai diliput untuk program mistis di televisi.

Foto: Tampak Depan Benteng Pendem

Namun, benteng ini sebenarnya memiliki kisah sejarah yang penting. Objek wisata ini sangat direkomendasikan bagi wisatawan yang tertarik pada tempat-tempat wisata dengan nilai sejarah yang tinggi.

Ditemukan kembali setelah terendam di bawah tanah, benteng pendem di Cilacap menjadi bukti kehadiran penjajah Belanda. Dan mempunyai Kisah yang begitu memilukan.

Berlokasi di dekat Pantai Teluk Penyu, Benteng Pendem Cilacap atau yang memiliki nama asli Kustbatterij op de Landtong te Cilacap (suatu bangunan benteng yang menjorok ke arah laut di Cilacap) tak ubahnya dengan benteng peninggalan Belanda pada umumnya.

 

Foto: Yuliana di dalam Benteng Wisata Pendem

Benteng ini dibangun oleh Belanda saat pertama kali datang ke Indonesia di tahun 1861. Tapi kemudian, benteng tersebut ‘menghilang’ tidak ada yang menyadari jejak fisik ataupun dokumennya.

Sampai pada akhirnya Pertamina membuka kesunyian benteng tersebut “Awalnya, Pertamina mau menggali buat kilang minyak, lalu ditemukan benteng. Karena ketemunya di bawah tanah lalu di beri nama Benteng Pendem (Benteng terpendam).

Memiliki luas lebih dari 6,5 hektar, Benteng Pendem tentu bukanlah sembarang benteng. Dibangun oleh Belanda dari tumpukan bata nan kokoh, Benteng Pendem berfungsi sebagai pertahanan melawan serangan dari sisi Selatan Cilacap yang dilengkapi oleh parit sungai untuk menghadang serangan dari laut yang mengelilingi sepanjang benteng .

Rupanya benteng itu tak sekadar untuk pertahanan pasukan Belanda. Konon, benteng tersebut dibangun oleh pekerja rodi pribumi dan mayoritas mati di penjara atau dibunuh setelah tidak produktif lagi.

Di benteng pendem ada sebuah bangunan barak yang jumlahnya sekitar 14 kamar, diantara barak itu ada satu ruangan yang sangat angker konon salah satu kamar yang dulu dipakai untuk untuk meyekap beberapa wanita dan terjadi tindak asusila yang menyebabkan sebagian dari mereka bunuh diri karena tidak tahan dengan tindakan para pasukan Belanda tersebut, menurut cerita guide yang pernah di temui oleh awak media.

Sedikit horor karena kadang terdengar suara perempuan menangis disekitar lorong panjang yang konon katanya menjadi jalur menuju ke pulau nusakambangan.

Biasanya tempat ini dijadikan sebuah spot foto yang menarik. Hanya saja, ada sebuah pintu gerbang yang digembok tidak ada satu pun yang berani melintasi jalan ini.

Di kawasan ini terdapat sebuah sumur yang sudah tidak terawat lagi. Tetapi, suhu disini begitu sejuk dan menyenangkan. Berada disini untuk waktu yang lama memang dapat meneduhkan dan menangkan. Tetapi, harus perlu diingat jangan terlalu melamun di kawasan ini, Karena tempat ini merupakan tempat yang cukup angker dan tidak bersahabat bagi para pelamun.

Kini, Benteng Pendem telah menjadi bangunan cagar budaya sekaligus objek wisata sejarah. Sosok bangunan yang dulu mengerikan pun telah dihiasi oleh aneka spot foto warna-warni nan ceria. Benteng Pendem juga tak pernah sepi dari pengunjung yang menyukai wisata sejarah dan budaya. Hanya saja, kisah kelam di masa lalu benteng itu tak pudar begitu saja.

Facebook Comments
(Visited 119 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *