Ketua Umum Garuda Merah 08, Nurdin Taba: Bangkit Bersama Said Didu Melawan Ketidakadilan

Foto: Luhut Binsar Panjaitan dan Muh Said Didu

Editor: Ir. Riza Syahran I Minggu 5 April 2020 I Jam 10.32 W

JAKARTA, FIGUR.co.id – Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan akan melaporkan Said Didu diduga langkah yang keliru, karena apa yang di sampaikan Said Didu bukan wilayah privat tapi wilayah publik, menyampaikan kebenaran disaat Indonesia berduka atas wabah virus corona atau Covid-19 adalah disaat yang tepat. Minggu (4/4/2020)

Melihat pertimbangan demokrasi dan hak asasi manusia, Ketua Umum Garuda Merah 08, Nurdin Taba, menyampaikan pendapat di muka umum dilindungi oleh undang-undang. Atas perilaku Luhut Binsar Panjaitan kepada Said Didu yang menyuarakan kebenaran demi keadilan.

Mendukung segala sikap dan tindakan yang dilakukan oleh Said Didu dalam menyuarakan kebenaran dan keadilan.

Mengajak kepada seluruh Rakyat Indonesia untuk bangkit, merapatkan barisan melawan ketidakadilan dan kesewenang-wenangan penguasa yang berprilaku dzolim.

Selain itu lewat UU ITE dapat dijadikan alat Penguasa Menangkap Para Aktivis Pro Demokrasi. Rakyat ditakut-takuti, ditangkap dan dipenjarakan.

Melalui UU ITE ancaman kebebasan Penguasa di era Jokowi ini sangat berbahaya dan mengancam kebebasan demokrasi dan hak asasi manusia yang paling dasar yang dimiliki setiap orang.

Menyatakan dengan tegas bahwa Garuda Merah 08 bersama Said Didu, bangkit melawan pembunuh demokrasi dan merampas hak-hak dasar yang dimiliki setiap warga negara. Ujarnya

Facebook Comments
(Visited 302 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *